Friday, June 8, 2007

Terima lah Daku Seadanya..

Kengkawan jom kiter renungkan cinter nie sama-sama ... Begini ceritanya ..
 
Seorang lelaki dan kekasihnya bernikah dan acara pernikahannya sungguh  meriah. Semua kawan-kawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan dan  menikmati hari yang berbahagia tersebut. Suatu acara yang luar biasa dan  sungguh mengesankan. Mempelai wanita begitu cantik dan anggun dalam gaun  putihnya dan pengantin lelaki dengan tuxedo hitam yang gagah. Setiap  pasang mata yang memandang setuju mengatakan bahawa mereka sungguh-sungguh  saling mencintai dan sepadan. 
 
Beberapa bulan kemudian, si isteri berkata kepada suaminya, "Sayang, aku  baru membaca sebuah artikel dlm majalah tentang bagaimana memperkuatkan  hubungan dan tali pernikahan kita" katanya sambil menunjukkan majalah  tersebut. 
 
"Masing-masing kita akan mencatatkan hal-hal yang kurang kita sukai dari  pasangan kita. Kemudian, kita akan membahas bagaimana kita mengubah  hal-hal tersebut dan membuatkan perkahwinan kita bersama lebih  bahagia... .." 
 
Suaminya setuju dan mereka mula memikirkan hal-hal dari pasangannya yang  tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya  mencatat hal-hal yang kurang baik sebab hal tersebut untuk kebaikan mereka  bersama. Malam itu mereka sepakat untuk berpisah tidur dan mencatat apa  yang terlintas dalam benak mereka masing- masing. 
 
Besok pagi ketika sarapan, mereka sedia membicangkannya. "Aku akan mulai  dulu ya", kata isteri. Ia lalu mengeluarkan senarainya. Banyak sekali yang  ditulisnya, sekitar 3 muka surat... Ketika ia mulai membacakan satu  persatu hal yang tidak dia sukai dari suaminya, ia memperhatikan bahawa  airmata suaminya mulai mengalir... .. 
 
"Kenapa bang, nak saya berhenti ?" tanyanya. "Oh tidak, teruskanlah ... "  jawab suaminya. 
 
Lalu si isteri melanjutkan membacakan semua yang tersenarai, lalu kembali  melipat kertasnya dengan manis di atas meja dan berkata dengan bahagia  "Sekarang giliran abang membacakan senaraimu". 
 
Dengan suara perlahan suaminya berkata "Aku tidak mencatat sesuatu pun di  atas kertasku. Aku berfikir bahawa engkau sudah sempurna, dan aku tidak ingin mengubah akan dirimu. Engkau adalah dirimu sendiri. Engkau cantik  dan baik bagiku. Tidak satupun dari peribadimu yang kudapati kurang... . " 
 
Si isteri tersentak dan tersentuh hatinya oleh pernyataan dan ungkapan  cinta serta isi hati suaminya. Bahawa suaminya menerimanya apa adanya...  Ia menunduk dan menangis... .. 
 
Dalam hidup ini, banyak kali kita merasa dikecewakan, depressi, dan sakit  hati. Sesungguhnya tak perlu menghabiskan waktu memikirkan hal- hal  tersebut. Hidup ini penuh dengan keindahan, kegembiraan dan pengharapan. 
 
Mengapa harus menghabiskan waktu memikirkan perkara yang buruk, mengecewakan dan menyakitkan jika kita boleh menemukan banyak hal-hal yang indah yang baik dan yang boleh kita terima di sekeliling kita ? 
 
Kita akan menjadi orang yang berbahagia jika kita mampu melihat dan bersyukur untuk hal-hal yang baik dan mencuba melupakan yang buruk.

3 comments:

  1. hiks...terharu.....indah sangat.....tks for sharing......

    ReplyDelete
  2. itulah reality kehidupan kan....bersyukur apa yg. ada....jgn. meminta diluar kemampuan.....
    Alhamdullillah....

    ReplyDelete
  3. yep.. trimalah seadanya.. kelebihan & kkurangan.. bkn sbb terpksa.. itu lebih ikhlas.. :)

    asik sedis & susah ati, bila masa lak nak rasa gmbira.. idup hanya smntara.. jd kena hargai..:)

    ReplyDelete